100 Tahun Legio Maria

Dalam rangka memperingati 100 Tahun Legio Maria di dunia yang jatuh pada 7 September 2021, Kelompok Kerasulan Awam Legio Maria Presedium Ratu Yang Diangkat ke Surga – Paroki Santo Fransiskus Asisi, Sukasari mengadakan sekelumit dokumentasi kegiatan dalam bentuk file dokumentasi foto-foto kegiatan. File ini dibuat untuk mengenang para anggota yang telah mendahului menghadap Bapa disurga serta untuk mengenang kebersamaan sebelum adanya pandemi Covid-19 serta untuk seluruh umat Katolik agar mengenal kegiatan Legio Maria.

Sekelumit tentang Bapak Frank Duff dan Legio Maria

Frank Duff lahir di Dublin, Irlandia pada 07 Juni 1889 sebagai anak sulung dari tujuh orang kakak beradik. Pada tahun 1913, ia menjadi anggota Serikat Santo Vinsensius (SSV). Semangat Serikat ini berpengaruh besar padanya. Sebagai anggota SSV, lama kelamaan bertumbuh dalam dirinya cinta yang besar kepada orang-orang miskin dan kaum tersisih. Didalam diri mereka, seperti juga dalam setiap orang yang dijumpainya, ia mengenali dan menghormati Kristus.

Tahun 1916, pada usianya ke-27, ia menerbitkan brosurnya yang pertama : “Dapatkah kita menjadi orang kudus?” dalam brosur tersebut, ia mengungkapkan salah satu keyakinannya yang terkuat dalam hidupnya, yaitu : tanpa kecuali, kita semua dipanggil menjadi kudus. Melalui iman Katolik, tersedia bagi kita segala sarana untuk mencapai kesucian.

Frank Duff

Pada tahun 1917 ia mulai megenal uraian Santo Louis Marie de Monfort tentang “Bakti Sejati Kepada Maria”. Buku ini akan mengubah hidupnya secara total. Pada tanggal 7 September 1921, Frank Duff mendirikan Legio Maria, suatu organisasi kerasulan awam yang ingin melayani Gereja dibawah bimbingan hirarki. Tujuannya adalah ganda : pengembangan hidup rohani para anggotanya dan perluasan Kerajaan Kristus melalui Maria.

Legio kini dapat ditemukan dalam hampir setiap negara di dunia dan mempunyai hampir 3 juta anggota aktif dan lebih banyak lagi anggota auksilier/pendoa (data tahun 2000). Pada tahun 1965, Paus Paulus VI mengundang Frank Duff untuk menghadiri Konsili Vatikan II sebagai pengamat awam. Melalui penghormatan ini Paus mengakui dan meneguhkan usahanya yang luar biasa dalam memajukan kerasulan awam.

Pada tanggal 07 Nopember 1980, Frank Duff meninggal dunia. Jenazahnya diistirahatkan di pemakaman Glasnevin, Dublin. Pada bulan Juli 1996 proses untuk menyatakan dia Orang Kudus dimulai oleh Uskup Agung Dublin, Mgr. Desmod Conell.

Tulisan ini dikutip dari lembaran doa untuk Frank Duff yang dibuat di Jakarta pada 26 Oktober 2000 dengan Imprimatur : Rm. Yohanes Subagyo, Pr –  Vikaris Jendral Keuskupan Agung Jakarta.

Juga disebutkan: Anugerah yang diperoleh dengan perantaran Doa Frank Duff hendaknya disampaikan kepada : Concilium Legionis Mariae, De Monfort House, Morning Star Avenue, Brunswick Street, Dublin 7, Irlandia.

Linawati Rusli

Ketua Presidium RYDKS

Bogor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *