Peringatan Fakultatif Santa Faustina

PAUS FRANSISKUS MENAMBAHKAN PERINGATAN FAKULTATIF SANTA FAUSTINA KOWALSKA KE DALAM KALENDER UMUM GEREJA ROMA

Kongregasi Ibadah Ilahi dan Tatatertib Sakramen mengeluarkan dekrit pada hari Senin, 18 Mei 2020, yang menorehkan perayaan liturgi Santa Maria Faustina (Helena) Kowalska, Perawan, dalam Kalender Umum Gereja Roma. Dekrit tersebut – yang dikeluarkan atas nama Paus Fransiskus – terbit bertepatan dengan peringatan 100 tahun kelahiran Karol Wojtyla, yang kemudian terpilih sebagai Paus dengan mengambil nama Yohanes Paulus II. Paus Santo Yohanes Paulus II menganonisasi Santa Faustina pada 30 April 2000. Peringatan fakultatifnya akan dirayakan di seluruh Gereja setiap tanggal 5 Oktober.

Berikut ini saya terjemahkan dekrit tersebut dari bahasa Inggris :

“Rahmat-Nya turun-temurun atas orang yang takut akan Dia” (Luk 1:50). Apa yang dilantunkan oleh Perawan Maria dalam Magnificat, merenungkan karya penyelamatan Allah yang berpihak pada setiap generasi umat manusia, bergema dalam perjumpaan rohani Santa Faustina Kowalska yang, melalui karunia surgawi, melihat di dalam Tuhan Yesus Kristus wajah Bapa yang penuh kerahiman dan menjadi pewartanya.

Lahir di desa Głogowiec, dekat Łódź, di Polandia pada tahun 1905, dan wafat di Krakow pada tahun 1938, Santa Faustina menghabiskan hidupnya yang singkat di antara para biarawati Bunda Kerahiman, dengan murah hati menyelaraskan diri dengan panggilan yang ia terima dari Allah serta mengembangkan sebuah kehidupan rohani yang intens, kaya akan karunia-karunia rohani dan dalam keselarasan yang setia dengan karunia-karunia tersebut. Dalam Buku Harian jiwanya, tempat kudus perjumpaannya dengan Tuhan Yesus, ia sendiri menceritakan apa yang diperbuat Tuhan demi kepentingan semua orang : mendengarkan Dia yang adalah Kasih dan Kerahiman ia memahami bahwa tidak ada kemalangan manusia yang dapat mengukur dirinya terhadap kerahiman yang tiada henti yang mengalir dari hati Kristus. Dengan demikian ia menjadi inspirasi bagi sebuah gerakan yang didedikasikan untuk mewartakan dan memohonkan Kerahiman Ilahi di seluruh dunia. Dikanonisasi pada tahun 2000 oleh Santo Yohanes Paulus II, nama Faustina dengan cepat menjadi dikenal di seluruh dunia, dengan demikian mempromosikan dalam seluruh bagian Umat Allah, para gembala maupun umat beriman, doa Kerahiman Ilahi dan kesaksian yang dapat dipercaya dalam perilaku kehidupan umat beriman.

Oleh karena itu Paus Fransiskus, yang menerima petisi dan keinginan para gembala, para pelaku hidup bakti, serta lembaga-lembaga umat beriman dan setelah mempertimbangkan dampak dilaksanakannya spiritualitas Santa Faustina di pelbagai belahan dunia, telah menetapkan bahwa nama Santa Maria Faustina (Helena) Kowalska, Perawan, ditorehkan dalam Kalender Umum Gereja Roma dan peringatan fakultatifnya akan dirayakan oleh seluruh Gereja pada tanggal 5 Oktober.

Peringatan baru ini harus dimasukkan ke dalam seluruh kalender dan buku liturgi untuk perayaan Misa dan Brevir, mengadopsi teks-teks liturgi yang terlampir dalam dekrit ini yang harus diterjemahkan, disetujui dan, setelah disahkan oleh Dikasteri ini, diterbitkan oleh Konferensi Wali Gereja.

Dekrit ini menggantikan apa pun yang kemudian hari mungkin bertentangan.

Kongregasi untuk Ibadah Ilahi dan Tatatertib Sakramen
18 Mei 2020

Robert Kardinal Sarah
Ketua

Uskup Agung Arthur Roche
Sekretaris

( Peter Suriadi – Bogor, 19 Mei 2020 )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *