Sukasari — Umat Paroki St. Fransiskus Asisi Sukasari dengan penuh sukacita merayakan Hari Minggu Palma, 29 Maret 2026, sebagai pembuka Pekan Suci. Perayaan yang berlangsung pada Minggu pagi ini berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh kekhidmatan, mencerminkan semangat iman umat dalam mengenang peristiwa masuknya Yesus ke Yerusalem.

Perayaan diawali di Lapangan Sekolah Mardi Yuana, yang menjadi titik awal ibadat pemberkatan daun palma sekaligus prosesi perarakan. Sejak pagi hari, umat telah memadati area lapangan dengan membawa daun palma sebagai simbol penyambutan akan Kristus Sang Raja Damai. Suasana doa terasa khusyuk, namun tetap sarat dengan sukacita.

Misa perarakan dimulai tepat pukul 09.00 WIB, dipimpin oleh RD Yustinus Dwi Karyanto, dengan didampingi oleh Diakon Damas Adi. Dalam pengantar dan homilinya, umat diajak untuk tidak hanya mengenang peristiwa historis, tetapi juga menghayati makna terdalam dari Minggu Palma—yakni kesetiaan mengikuti Kristus, bahkan dalam jalan salib kehidupan.

Setelah ibadat pembukaan di lapangan, perarakan umat kemudian bergerak menuju gereja. Dengan tertib, umat mengikuti prosesi sambil melambai-lambaikan daun palma dan menyanyikan lagu-lagu liturgis yang mengiringi perjalanan. Nuansa sakral terasa begitu kuat, menciptakan pengalaman iman yang mendalam bagi seluruh umat yang hadir.

Ketertiban selama perarakan hingga memasuki gereja tidak terlepas dari peran aktif para petugas Tata Tertib (TTK) yang dengan sigap dan penuh tanggung jawab mengarahkan umat. Berkat koordinasi yang baik, seluruh rangkaian perayaan dapat berlangsung tanpa hambatan berarti. Umat pun dapat memasuki gereja dengan rapi dan mengikuti Misa dengan penuh kekhusyukan.

Perayaan Ekaristi kemudian dilanjutkan di dalam gereja dengan suasana yang tetap kondusif dan penuh penghormatan. Partisipasi umat yang aktif, baik dalam doa, nyanyian, maupun sikap liturgis, menjadi tanda nyata kebersamaan dalam iman sebagai satu tubuh Kristus.

Minggu Palma tahun ini menjadi momentum yang mengingatkan umat akan pentingnya kesetiaan dan kerendahan hati dalam mengikuti Kristus. Dari sorak sorai “Hosana” hingga menuju misteri sengsara-Nya, umat diajak untuk tidak hanya menjadi pengagum, tetapi juga murid yang setia.

Semoga semangat Minggu Palma ini terus menghidupkan iman umat Paroki St. Fransiskus Asisi Sukasari dalam menjalani Pekan Suci, hingga akhirnya merayakan sukacita Paskah dengan hati yang diperbarui.